Rabu, 03 Agustus 2011

Esok hari, Jika masih ada.

Aku tidak tahu jika aku mati hari ini.
Aku tidak tahu jika ini akan menjadi ramadhan terakhirku.
Aku belum menjadi apa yang dimau.
Aku selalu merasa tak punya cukup waktu.
Lalu kadang aku lupa.
Hingga waktuku kian menyempit saja.


Nanti tak akan ada yang bisa membantuku.
Nanti tak akan ada yang mau membantuku.
Bahkan aku tak punya cukup alasan atas semua perbuatan salahku.
Semua penyakit hatiku, semua kelalaianku.
Akankah termaafkan?


Semua fiksi ini. Semua kesementaraan ini.
Semua yang tak akan kubawa ini.
Semua kebohongan ini.
Jika saja aku tahu. Jika saja aku lebih cepat.


Benar saja bahwa jalan hidup itu berat, jika mau benar.
Aku bisa saja main sesukaku. Aku senang.
Namun, akankah itu membuatku selamat?
Bahkan pada saatnya, penyesalan pun tak berarti.


Waktuku menjadi rahasia.
Masa depanku menjadi rahasia.
Lalu aku tak bisa kembali memperbaiki apa yang salah.
Meski lembaran hitam itu masih saja menghantui.


Selama detik ini aku masih disini,
Selama satu kesempatan hidup ini masih bersamaku.
...
Aku tidak akan mundur.
Walau apa pun rintangannya.
Karena semua tau, yang di dapat melebihi apa yang bisa di bayangkan.


InsyaAllah..